Diriku Bukan Milikku
Setelah
sekian banyak waktu terbuang, aku mulai menyadari satu hal. Tentang jiwa yang
tidak pernah tenang, rentan dilanda ketakutan, khawatir, trauma, marah, kecewa,
sedih, benci, dan rasa-rasa yang sulit diungkapkan. Bayang-bayang pertanyaan
dan keraguan semakin menghantui dan menghimpit saluran pernapasan. Membuat
sesak dan menghambat akal pikiran. Oh tidak, semakin aku sadar, semakin aku
terjebak dan tersesat dalam labirin tanda tanya.
Diriku
seperti bukan milikku. Kami seperti orang asing yang tidak sengaja berpapasan
di jalan. Tidak saling kenal, apalagi sampai memahami luar dalam. Aku tidak
tahu siapa diriku, bagaimana mengendalikan sisi-sisi gelapku. Aku terlalu takut
pada diriku sendiri. Siapa dia? Aku tidak begitu kenal.
Depok, 13 Desember 2016
Komentar
Posting Komentar